MPKMB ’47

September 21st, 2010

cerita Inspirasi 😛

*unfortunately it cant call inspiration story, maap yaahh 😀

Jalan Panjang Mencapai Cita

Pada dasarnya sih, aku merasa kalau teman-temanku di SMA Negeri 1 Sidoarjo itu anak-anak yang hebat. Punya kekurangan dan kelebihan masing-masing.  Terlebih teman-teman sekelasku yang solid dan punya solidaritas tinggi.

Ada satu fase dimana setiap akhir tahun akan ada evaluasi terhadapkelas kami, kelas kami merupakan kelas percontohan kelas SBI Unggulan di sekolah. Pada akhir tahun kelas XI ada 5 orang teman kami yang tersendat karena nilai matematika yang tidak sesuai standar ketuntasan belajar, walaupun bedanya cuma 0,2 namun guru matematika kami yang terkenal ‘straight’ dalam mengajar  tak mau ambil resiko. Daripada kelima teman kami tidak naik kelas, maka diputuskan mereka dipindah ke kelas yang bukan kelas percontohan.

Sebenarnya kami merasa hal tersebut tidak adil, karena pada tahun terakhir kami akan menghadapi unas dan itu berarti kelima teman kami yang dipindah harus ‘beradaptasi’ lagi dengan suasana kelas baru, yang tidak mudah.  Ada satu temanku yang kurasa sangat hebat sebut saja namanya Ana.

Dia termasuk dalam kelima anak yang harus pindah kelas, saat mengetahui kabar tesebut, dia dengan tegar menghadapi cobaan tersebut. Dia bertekad untuk membuktikan bahwa, kelak saat ujian nanti dia mampu menaklukan matematika dan masuk ke jurusan psikologi, seperti yang dia cita-citakan.

Bulan demi bulan berlalu, memang tak mudah buat Ana untuk masuk ke lingkungan yang baru dan karakter teman yang berbeda dengan kami. Namun dia tak menyerah karena menurutnya, jalan untuk mengejar cita-cita tidak tak semudah yang kita bayangkan. Terlebih dari peristiwa ersebut, Ana menjadi lebih dewasa dan memandang segala hal dari sudut yang positif. Dia selalu jadi orang bisa mendengarkan orang lain, sudah seperti”psikolog” beneran.

Akhirnya pada saat penerimaan mahasiswa baru lewat jalur PMDK, Ana berhasil lolos dan masuk ke faklutas Psikologi di Universitas Airlangga Surabaya bukan hanya itu dia juga behasil masuk Di Universitas Surabaya.

Akhirnya dia mampu menginspirasi kita semua, kalo mimpi kita tidak akan berakhir hanya dengan satu kekurangan atau kegagalan kita. Mungkin Ana memang tidak begitu menonjol dibidang eksak, tapi memang bakat dan kelebihannya ada di bidang sosial khususnya Psikologi.  Dia juga menginspirasi kita, jika kita tidak boleh menyerah untuk mengejar mimpi kita.

Percaya Akan Skenario Allah

Salah satu Saat –saat menentukan dalam hidup kita adalah saat kita harus menentukan kemana kita akan melangkah setelah lulus SMA. Mau kuliah atau mau kerja . kuliah dimana jurusan apa, langkah inilah yang akan menentukan masa depan kita nanti.

Saat SMA kelas 3, aku pun memutuskan untuk mengejar cita-citaku menjadi dokter.  Aku berniat akan mencoba berbagai macam tes untuk masuk ke Fakultas Kedokteran, aku tahu ini tak akan mudah. Sehingga, ayahku menyarankanku untuk mencoba PMDK di  IPB dan Universitas Brawijaya.

Hasil PMDK pun diumumkan dan aku pun berhasi masuk di kedua universitas besar itu, di IPB aku lolos di jurusan biokimia, dan di Universitas Brawijaya aku lolos di jurusan ilmu gizi.  Namun, aku belum puas karena target utamaku belum tercapai juga. Aku mencoba berbagai tes di universitas negeri untuk jurusan kedokteran namun tak ada satupun yang lolos.

Awalnya  saya merasa kecewa, karena banyak teman saya yang bisa masuk Fakultas Kedokteran meskipun lewat  jalur ‘mahal’. Namun setelah lumayan lama berpikir dan bertanya pada orang-orang terdekatku untuk meminta saran. Setelah berdoa, akhirnya saya pun memutuskan untuk mengambil kesempatan PMDK di IPB di jurusan Biokimia.

Awalnya sulit menerima kenyataan bahwa apa yang kita inginkan tak bisa tercapai. Aku sadar bahwa aku merasa angkuh dan mampu, hingga kecewa dan menyalahkan keadaan. Namun aku sadar akhirnya, bahwa mungkin memang persiapan untuk tes di Kedokteran yang aku jalani tidak matang sehingga tidak lolos. Dan juga, mungkin Allah punya rencana lain yang terbaik untukku.

Aku yakin aku bisa sukses dan berhasil meskipun tidak menjadi dokter. Mungkin memang bukan jalanku dan rezekiku. Aku teringat akan quote “ ketika kamu mengajukan proposal pada Allah dan Allah tidak menerima dan mewujudkan proposalmua, maka yakinlah Allah punya rencana lain yang terbaik untuk kita, karena Allah adalah arsitek terbaik dalam hidup “

Aku selalu percaya akan quote itu, dan mulai sekarang aku bersyukur telah berhasil masuk salah satu PTN terbaik di negeri ini. Aku yakin bisa sukses jika berusaha keras. Dan percaya semuanya akan indah pada waktunya, dan yang bisa aku lakukan sekarang adalah berjuang dan belajar sekuat tenaga. J

BIOCHEMIST

July 23rd, 2010

konichiwa :D

July 23rd, 2010

pelatihan web di lab student eh computer centre. hehe

nyasar2 deh cari labnya :p